Argentina Tersingkir, Fans Lionel Messi Bunuh Diri

Mengikuti jejak Jerman, tim raksasa yang harus angkat koper dari Rusia adalah Argentina di babak 16 besar. Di Piala Dunia 2014, Argentina adalah runner-up dan mereka memang bernasib lebih baik daripada Jerman di Rusia. Argentina harus memupus keinginan mengangkat Piala Dunia untuk kali ketiga setelah dikalahkan Prancis hari Sabtu (30/6) malam WIB di Kazan Arena dengan skor 3-4.

 

Pertandingan itu sendiri berlangsung begitu ketat sejak awal dan saling menyerang. Prancis berhasil membuka keunggulan lewat penalti Antoine Griezmann di menit ke-13 karena ulah Marcos Rojo yang menjatuhkan Kylian Mbappe di kotak terlarang. Argentina berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-42 berkat tendangan keras Angel Di Maria. Babak kedua dimulai dengan Argentina yang makin panas hingga berujung pada gol kedua di menit ke-48 oleh Gabriel Mercado.

 

Benjamin Pavard berhasil membuat skor seri 2-2 di menit ke-57. Tak terhentikan, Mbappe menjadi mimpi buruk Argentina lewat gol pada menit ke-64. Bukannya berhenti, Mbappe menyarangkan gol kedua malam itu di menit ke-69 sehingga skor jadi 4-2 untuk Prancis. Dengan kekalahan di depan mata, Argentina terus menekan termasuk ancaman Lionel Messi di sepuluh menit terakhir yang masih bisa diantisipasi Hugo Lloris. Sang pemain syair togel pengganti, Sergio Aguero berhasil memperkecil kekalahan jadi 3-4 di menit ke-86 berkat umpan silang Messi. Sayang hal itu juga jadi gol terakhir Argentina di Rusia.

 

Sejak Kualifikasi, Argentina Tak Meyakinkan

 

Kekalahan ini jadi pencapaian terburuk Albiceleste dalam empat seri Piala Dunia terakhir. Kalau melihat perjalanan mereka ke Rusia, performa Argentina memang bikin fans ketar-ketir. Bahkan sebelum pertandingan terakhir zona CONMEBOL, Argentina masih terpuruk di posisi keenam dan menanti keberuntungan saat menghadapi Ekuador. Aksi hat-trick Messi membuat Argentina menang dan bersamaan juga Chile dikalahkan Brasil serta Peru imbang lawan Kolombia yang membuat mereka lolos ke Rusia.

 

Sementara di Piala Dunia 2018 sendiri, langkah Argentina sudah muram saat ditahan imbang tim debutan Islandia di pertandingan perdana. Kroasia semakin membuat Argentina menangis kala menghajarnya 3-0. Hampir tak lolos fase grup, nafas Argentina dibuat panjang usai mengalahkan Nigeria dengan skor 2-1. Sorotan jelas ditujukan pada pelatih Jorge Sampaoli yang jadi bulan-bulanan kegagalan Argentina. Sampaoli dianggap terlalu fokus pada Messi dan menyia-nyiakan penyerang haus gol lain seperti Aguero, Paolo Dybala dan Gonzalo Higuain. Sampaoli pun dituding tak mampu memperlihatkan aksi terbaik Messi.

 

Messi Diminta Tak Pensiun Dulu

 

Usai Argentina pulang kampung, Messi sempat mengaku mau pensiun dari timnas. Sudah berusia 31 tahun, Messi akan berumur 35 tahun saat mengikuti Piala Dunia 2020 di Qatar dan merasa sudah tua. Sedihnya, Messi belum pernah angkat trofi Piala Dunia bersama Argentina. Namun melihat aksi Miroslav Klose yang jadi top skorer Piala Dunia sepanjang sejarah kala berumur 36 tahun saat Jerman menang tahun 2014 lalu, Messi pun diminta tidak pensiun dulu.

 

Sosok Messi memang jadi magnet yang sangat kuat. Tak sedikit fans fanatik yang kecewa berat akan penampilannya di Rusia. Seperti saat Argentina dicukur Kroasia, seorang fans Messi di India bernama Dinu Alex meninggalkan surat bunuh diri dan menghilang tanpa jejak di sungai Meenachil, seperti dilansir India Asian Age. Aksi serupa juga dilakukan Mantosh Haldar usai Argentina disingkirkan Prancis. Haldar memilih gantung diri di kamarnya yang ada di desa Chhatiangachhi, daerah Malda.

 

Share This:

Posted in Sepakbola