5 Film Indonesia Paling Dicari di IMDB Amerika Sekarang

Ternyata, banyak film Indonesia yang membuat pecinta film di Amerika Serikat juga tertarik, terbukti dengan beberapa film yang paling dicari di situs IMDb.

Jika Anda adalah pecinta film terutama film dari Hollywood dan suka membaca tentang review film-film, tentu tahu apa itu IMDb. IMDb atau Internet Movie Database, merupakan situs internasional yang berisi tentang informasi film/movie dimulai dari artis yang memainkan film, resensi, acara TV dan kritik atau rating dari para penonton. Singkatnya, IMDb merupakan situs yang berisi tentang referensi film-film di dunia, tidak hanya di Amerika Serikat saja.

l312wju

Film Indonesia yang Populer di IMDb

Hal ini dibuktikan bahwa ada banyak film Indonesia yang juga masuk dalam daftar film di IMDb Amerika Serikat. Menariknya, ada beberapa film Indonesia yang paling dicari di IMDb Amerika Serikat, apa sajakah itu?

The Raid: Redemption (2011)

Yah, semua sudah tahu jika film bergenre aksi, karya dari Gareth Evans yang diputar pertama kali di Midnight Madness Festival Film International Toronto 2011, ini telah menarik perhatian dunia. Film aksi yang juga mengombinasikan dengan bela diri asli Indonesia yang dibintangi oleh Iko Uwais telah mendapatkan kritik yang positif baik di dalam maupun luar negeri.

Bukan hanya itu, Sony Pictures yang memiliki hak untuk mendistribusikan film ini di Amerika dengan mengganti judulnya menjadi The Raid: Redemption. Selain itu, musiknya juga digarap ulang oleh Mike Shinoda dan Joseph Trapanese yang merupakan anggota dari band rock fenomenal, Linkin Park. Kombinasi ini membuat film The Raid: Redemption menjadi film yang laris di Amerika.

The Raid 2 (2014)

Setelah sukses dengan film The Raid atau The Raid; Redemption, Gareth Evans kembali membuat sequelnya dengan judul The Raid 2. Film ini pertama kali ditayangkan pada Sundance Film Festival 2014. Film ini masih menceritakan tentang Rama / Iko Uwais yang berhasil keluar dari sebuah gedung dan telah menarik perhatian penjahat yang lebih besar lagi.

Merantau (2009)

Film yang disutradarai Gareth Evans ini merupakan cikal bakal dari lahirnya film fenomenal The Raid. Film ini, di awal kemunculannya sangt mengesankan dan banyak orang terpukau dengan aksi heroik para pemainnya terutama Iko Uwais yang menampilkan aksi bela diri asli Indonesia, Pencak Silat dengan Silat Harimau-nya.

Headshot (2016)

Iko Uwais juga menjadi pemain utama dari film ini. Film Headshot dirilis pada bulan Juli 2016 dan telah berhasil menarik perhatian banyak pecinta film di Amerika Serikat. Cerita pada film ini berkisah tentang seorang pemuda yang terdampar di sebuah laut yang lupa ingatan akibat cedera serius pada kepalanya. Ia juga harus berhadapan dengan masa lalunya yang terus menghantuinya.

Comic 8: Casino Kings Part 2 (2016)

Film baru ini masih menjadi pembicaraan hangat di IMDb Amerika Serikat. Bahkan, pada 5 hari penayangannya, telah berhasil menarik 750.000 penonton. Film ini merupakan kelanjutan dari Comic 8 (2014), Comic 8: Casino Kings Part 1 (2015).

Selain film-film di atas, ternyata masih ada 10 film lainnya yang menarik pecinta film di Amerika yang juga dicari di IMDb yakni The Golden Cane Warrior / Pendekar Tongkat Emas (2014), A Copy of My Mind (2016), Macabre/Rumah Dara (2009), Comic 8: Casino Kings Part 1 (2015), Single (2015), Comic 8 (2014), Iseng (2016), Lady Terminator (1989), Stay With Me (2016) dan 18+: True Love Never Dies (2010).

Ini membuktikan bahwa dunia film tanah air terus mengalami perbaikan dan peningkatan yang membuatnya diakui di dunia. Jangan lupa untuk nonton film karya anak negeri di atas.

Share This:

Posted in cinema, film, movie

Fakta Di Balik Film AADC 2

Inilah beberapa fakta menarik di balik pembuatan film AADC 2 yang merupakan sekuel film AADC 1 yang ditayangkan 14 tahun yang lalu.

Siapa pun yang pernah menonton film Ada Apa Dengan Cinta 1, pasti tak ragu bahwa film ini merupakan icon film remaja di tahun 90-an. Karakter utama yang diperankan dengan apik oleh Nicholas Saputra dan Dian Sastro membuat banyak fans film AADC bertanya-tanya akhir kisah percintaan mereka. Setelah lebih dari 1 dekade akhirnya dibuatlah sekuel film tersebut yaitu AADC 2 yang dalam waktu singkat saja sukses digelari sebagai salah satu film terlaris. Bagi Anda yang mungkin juga penggemar film AADC, berikut ini adalah fakta-fakta tentang film tersebut yang cukup menarik untuk disimak.

aadc2

Fakta film AADC 2

Inilah beberapa fakta yang berhubungan dengan film Ada Apa Dengan Cinta 2 khusus bagi para pecinta Rangga dan Cinta.

  1. Rentang waktu rilis antara film online pertama dan kedua ternyata cukup panjang yaitu 14 tahun. Pada film AADC 1 ditayangkan pertama kali di tanggal 7 Februari 2002 sementara sekuelnya ditayangkan pada tanggal 28 April 2016. Yang lebih hebat lagi, film ini ternyata ditayangkan secara serentak langsung di 3 negara yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, dan Malaysia.
  2. Bila pada film AADC 1 disutradarai oleh Rudi Soejarwo, di film AADC 2 ini yang didapuk menjadi sutradara adalah Riri Riza. Sang produser, Mira Lesmana mempunyai pendapat bahwa sekuel film ini harus bernuansa lebih dewasa sehingga merupakan angin segar bila disutradarai oleh orang yang berbeda.
  3. Hampir semua peran-peran pada AADC 2 sama dengan AADC 1 tetapi ada satu tokoh yang tak ditampilkan, yaitu teman geng Cinta bernama Alya yang diperankan oleh Ladya Cheryl. Minusnya tokoh Alya ini dikarenakan Ladya Cheryl tengah melanjutkan studi di luar negeri. Selain hilangnya tokoh Alya, ada beberapa tokoh baru yang akan memberi warna berbeda pada film sekuel AADC 2 ini.
  4. Bila pada filmnya yang pertama latar film ini hanya di ibukota, tetapi pada sekuelnya kali ini lokasi syutingnya berada di dua negara dan tiga kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan New York. Proses syutingnya sendiri berlangsung selama sekitar 3 bulan, mulai tanggal 28 Oktober 2016 hingga 21 Januari 2016.
  5. Sebagai penulis puisi pada film AADC 2, sastrawan Aan Mansyur dilibatkan dan yang lebih luar biasa, puisi karyanya yang berlatar belakang pertemuan kembali antara Cinta dan Rangga langsung meledak dan menarik perhatian para pengguna internet. Sastrawan tersebut membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk menulis puisi-puisi pada film sekuel ini dengan memposisikan dirinya sebagai Rangga.
  6. Yang unik dari kedua film AADC ini adalah poster film yang dibuat tak terlalu berbeda jauh. Bila pada film AADC 1 wajah Cinta yang menghadap ke depan, pada sekuel filmnya wajah Rangga-lah yang memandang ke depan dengan tatapan khasnya yang tajam dan agak sinis.
  7. Soundtrack film AADC 2 ini kembali digarap oleh musisi pencetak lagu-lagu hits yaitu Melly Goeslaw dan Anto Hoed sang suami. Lagu yang menjadi theme song film ini bertajuk Ratusan Purnama yang mengisahkan penantian Cinta untuk bertemu kembali dengan Rangga. Pada penggarapannya, Melly berduet dengan Martinho Lio melalui audisi yang diikuti oleh sekitar 1000 peserta.

Demikianlah beberapa fakta unik tentang film AADC 2 yang pasti cukup menarik bagi para fans film tersebut. Anda siap bernostalgia kembali bersama Dian Sastro dan Nicholas Saputra.

Share This:

Posted in bioskop online, cinema online

Tentang film Muhammad: Messenger of God

Walaupun mendapat pernyataan kontra dari berbagai pihak, tetapi film Muhammad Messenger of God ternyata mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Sutradara Majid Majidi asal Iran yang sukses membuat film Children of Heaven, kembali menghadirkan karya fenomenalnya yaitu film Muhammad: Messenger of God yang mengangkat biografi Rasulullah SAW mulai dari masa kecil hingga remajanya. Film ini tentu saja banyak diminati oleh negara-negara dengan masyarakat mayoritas muslim termasuk di tanah air. Selain itu yang paling membanggakan adalah film ini juga dipercaya untuk mewakili negara tersebut pada ajang bergengsi Academy Award. Film dengan anggaran paling mahal di Iran ini juga telah ditayangkan pada Festival Film Montreal.

muhammad-messenger-of-god

Keistimewaan film  Muhammad Messenger of God

Dengan biaya produksi yang mencapai 40 juta Dollar AS, film ini juga melibatkan beberapa nama besar seperti Vittorio Storaro yang juga menggarap film Apocalypse, serta AR Rahman yang populer sebagai maestro untuk soundtrack-soundtrack film Bollywood. Dibutuhkan waktu hingga 7 tahun untuk memproduksi film ini termasuk proses riset yang dilakukan hingga 4 tahun lamanya. Hal-hal yang berkaitan dengan penelitiannya meliputi kajian hadist, sumber-sumber biografi kontemporer Rasulullah, hingga berbagai literatur. Riset ini dilakukan di lima negara yaitu Maroko, Irak, Iran, Aljazair, serta Lebanon.

Sayangnya movie online apik ini masih tetap mendapat tanggapan kontra terutama dari kelompok Islam Sunni baik di dalam maupun di luar negeri. Pernyataan dari Profesor Abdel Fattah Alawari yaitu Dekan Fakultas Teologi Islam Universita Al Azhar bahwa yang menjadi keberatan mayoritas mereka adalah penggambaran wujud Nabi serta berhubungan dengan aktor yang memerankan Rasulullah. Dikhawatirkan akhlak sang aktor sangat bertolak belakang dengan karakter asli Rasulullah Muhammad SAW. Masih menurut sang profesor, dalam syariah sudah ada pelarangan untuk mewujudkan Nabi.

Sesungguhnya pada film tersebut sama sekali tak terlihat wajah nabi Muhammad. Film dengan durasi 171 menit tersebut berfokus pada kisah masa kecil Nabi hingga remaja dan gambaran sosok Nabi hanya diperlihatkan tangan dan kaki saat Muhammad berusia dini, serta saat remaja diperlihatkan kepala bagian belakangnya. Selain itu sosok Nabi Muhammad diperlihatkan berupa bayangan atau kamera sebagai sudut pandang Rasulullah.

Sutradara film tersebut mengatakan bahwa tujuan pembuatan film ini adalah untuk membuat citra Islam kembali mulia mengingat merebaknya isu terorisme di seluruh dunia yang menggunakan kedok agam Islam. Tak dapat dipungkiri bahwa beberapa media memang telah mencitrakan Islam sebagai keyakinan yang radikal, fanatik, serta penuh dengan kekerasan. Film ini bertujuan membawa pesan moral bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih, membawa perdamaian, serta bersahabat.

Rasulullah memang merupakan figur yang paling jarang difilmkan bila dibandingkan dengan tokoh-tokoh central pada agama lain. Tercatat hanya ada dua film tentang Rasulullah yaitu The Message yang diproduksi di tahun 1976 serta yang terbaru adalah Muhammad: Messenger Of God. Sementara hingga saat ini sudah dibuat sekitar 200 film tentang Yesus dan hampir setengahnya juga menampilkan sosok nyata Nabi Musa AS. Selain itu terdapat 42 film tentang Buddha, dan juga beberapa film tentang dewa-dewa dari agama Hindu.

Antusiasme penikmat film akan film biografi Nabi Muhammad ini sangat tinggi, terbukti saat tayangan perdananya di Teheran tiket film langsung terjual habis dan harus mendapatkan suply ulang untuk jadwal pemutaran tengah malam. Dalam waktu satu bulan saja film ini telah menghasilkan hingga 2 juta Dollar AS. Sang Sutradara juga berencana untuk memproduksi miniseri TV dari footage film ini.

Share This:

Posted in film, movie, movie news